
Masa Penerimaan Anggota Baru (PMII) KOMFEIS (23-25/20) baru saja selesai dilaksanakan. Salah satu hajatan besar komisariat tersebut diikuti dengan sangat antusias oleh ratusan peserta dan puluhan panitia. Berangkat menggunakan 2 (dua) bis besar, 1 (satu) mini bus, 3 (tiga) mobil suv dan puluhan motor. Pembukaan acara sedikit molor dikarenakan salah satu kendaraan peserta sampai di tujuan terlambat.
Dihadiri oleh alumni seperti sahabat Iskandar "Alwie" Muda, Darwanto "Aki", David "bewok" Novembri, Hasyim, Jay Khresna, Helmi Tauhidi, Adi Jonathan, Ahmad Nida dan lain-lain. Acara demi acara berlangsung dengan khidmat sampai dengan jam 04.00 am (25/10). Yang tak terlewatkan yakni post journey yang begitu mengesankan, outdoor session tersebut menstimulus kedisiplinan, keilmuan dan juga militansi. Pagi hari dilanjutkan dengan olah raga dan outdoor games.
Kader dan alumni komisariat lain juga turut berpartisipasi baik sebagai pembicara maupun tamu seperti sahabat Charman, Romzy, Aswaja, Ulum, Amin, Cat, Imron, Riky dan banyak lagi. eL-Kis turut memeriahkan hiburan yang bernuansa refleksi dan pergerakan yang di dipimpin oleh Bang Pacun (Mashur Alfarisi), lantunan demi lantunan membuat peserta dan panitia kembali segar dalam suasana keceriaan setelah lelah melewati acara demi acara yang begitu padat. Yang tak kalah seru adalah simulasi aksi yang begitu alot antara panitia (sebagai polisi) dan peserta (sebagai demonstrator), orasi demi orasi berkumandang, provokator sampai akhirnya chaos yang dimenangkan oleh peserta. Acara MAPABA akhirnya disempurnakan dengan pembaiatan peserta oleh ketua umum PC PMII Ciputat; sahabat Sutan Syarif Hidayat. "Alhamdulillah, kita dapat melaksanakan acara ini dengan sukses dan interaktif tanpa mengurangi esensi daripada MAPABA sesungguhnya" tutur Badri Tamam, ketua komisariat PMII KOMFEIS.
Setelah acara demi acara selesai, ditutup dengan penggiringan sahabat Maulan W. Navis selaku ketua panitia untuk di-cebur-kan ke dalam kolam sebagai wujud terima kasih atas kesuksesan acara tersebut. Tidak selesai sampai disitu, ternyata diteruskan dengan saling melempar ke kolam antar panitia dan peserta. Sambil menunggu kedatangan bis terakhir, para peserta difoto satu persatu untuk pembuatan id card.